Adit Pradika Yoga Putra_231011700924_06SIFP002_UAS Keamanan Sistem Informasi

 

Nama : Adit Pradika Yoga Putra

Nim    : 231011700924

Kelas  : 06SIFP002

 

Di sini ada file yang di berikan oleh dosen

 

 

 

Menu Storage: Masuk ke bagian Storage untuk melihat daftar controller dan disk virtual yang sudah terpasang.

Menambah Hard Disk Baru: Mengklik ikon tambah hard disk pada Controller: IDE

Hard Disk Selector: Jendela Medium Selector terbuka, lalu kamu mengklik tombol Create untuk membuat file disk virtual baru.

Menentukan Ukuran Disk: Mengatur kapasitas disk baru (terlihat diatur ke 20 GB) dengan format VDI (VirtualBox Disk Image).

Menyimpan File VDI: Menamai file disk baru tersebut dengan nama Server2003_3 dan menyimpannya di folder direktori VM kamu.

 

Menyelesaikan Pembuatan Disk: Menyesuaikan ukuran akhir file disk virtual (15.31 GB) lalu mengeklik Finish.

Disk Berhasil Terpasang: Memastikan file disk baru tersebut sudah muncul di bawah Controller: IDE, lalu mengeklik OK.

Menyalakan VM: Menjalankan mesin virtual Server2003 (proses Powering VM up).

Masuk ke Computer Management: Setelah Windows Server 2003 menyala, klik kanan pada ikon My Computer di desktop dan pilih Manage.

Membuka Disk Management: Di dalam jendela Computer Management, kamu masuk ke menu Disk Management di bawah kategori Storage.

Wizard Inisialisasi Disk: Windows mendeteksi adanya disk baru yang belum diformat dan secara otomatis menampilkan Initialize and Convert Disk Wizard. Klik Next.

Memilih Disk yang Ingin Diinisialisasi: Centang pada Disk 2 (disk baru yang baru saja kamu tambahkan di VirtualBox) untuk diinisialisasi.

Konversi ke Dynamic Disk (Dilewati): Pada langkah ini, pilihan konversi ke dynamic disk dikosongkan (tetap sebagai basic disk), lalu klik Next.

Menyelesaikan Wizard Inisialisasi: Klik Finish untuk menyelesaikan proses inisialisasi awal disk.

Membuat Partisi Baru: Klik kanan pada ruang kosong (Unallocated space) di Disk 2, lalu pilih opsi New Partition.

New Partition Wizard: Jendela wizard pembuatan partisi baru terbuka, silakan klik Next.

Memilih Tipe Partisi: Memilih opsi Primary partition sebagai tipe partisinya, lalu klik Next.

Menentukan Ukuran Partisi: Menentukan kapasitas partisi yang ingin dibuat (diatur maksimal sebesar 15672 MB), lalu klik Next.

Format Partisi: Memilih sistem file NTFS, memberikan label nama New Volume, lalu klik Next untuk memformatnya.

Menyelesaikan Pembuatan Partisi: Menampilkan ringkasan konfigurasi partisi baru, lalu klik Finish.

Membuat Folder Baru: Buka drive baru tersebut (H:) melalui My Computer, klik kanan di area kosong, pilih New -> Folder.

Mengubah Nama Folder: Mengubah nama folder baru tersebut menjadi nama Adit

Membuat Database Baru: Membuka phpMyAdmin di browser, lalu membuat database baru dengan nama adit.

 

 

Database Kosong: Database adit berhasil dibuat, tetapi statusnya masih kosong (belum memiliki tabel).

Masuk Menu Import: Membuka tab Impor (Import) di phpMyAdmin untuk memasukkan data dari luar.

 

 

 

 

Memilih File Database: Mengeklik Choose File dan memilih file database bawaan aplikasi yang bernama jasa.sql di dalam folder database.

Memulai Proses Impor: Memastikan file jasa.sql sudah terpilih dan siap diunggah.

 

 

 

 

 

Impor Berhasil: Muncul notifikasi sukses (Import telah selesai, 20 kueri dilakukan).

Mengecek Struktur Tabel: Database adit sekarang sudah terisi 3 tabel baru, yaitu: biaya, transaksi, dan user.

 

 

 

 

 

Melihat Isi Tabel User: Membuka isi tabel user untuk melihat data login default (terlihat username default: udin).

Mengedit Data User (Udin): Membuka form edit untuk mengubah data user tersebut.

 

 

 

 

 

Mengubah Akun Admin: Mengubah username menjadi adit dan password menjadi admin123 dengan fungsi enkripsi MD5, lalu klik Kirim.

Data Berhasil Diperbarui: Data user di database telah sukses diupdate dengan username baru.

 

 

 

 

 

Konfigurasi Koneksi Database: Membuka file koneksi.php di VS Code dan menyesuaikan nama databasenya menjadi $database = "adit"; agar web bisa terhubung ke database baru.

Mengecek File Index (Login): Membuka file index.php untuk melihat struktur code halaman login utama aplikasi web.

 

 

 

 

Halaman Login Web: Menguji aplikasi di browser dengan mengakses URL http://localhost/jasa/. Halaman login admin dengan nama kamu sudah muncul.

Berhasil Masuk Dashboard: Berhasil login menggunakan akun baru (adit) dan masuk ke halaman utama Aplikasi Jasa Cuci.

 

 

 

 

Membuka Command Prompt (CMD): Membuka CMD sebagai Administrator dan masuk ke direktori file web menggunakan perintah: cd C:\AppServ\www\jasa.

Mengubah Atribut Menjadi Read-Only via CMD: Mengetik perintah attrib +r index.php untuk mengunci file index.php agar menjadi Read-only (hanya bisa dibaca, tidak bisa diedit/diubah).

 

 

 

 

Uji Coba Edit File yang Dikunci: Saat mencoba mengubah isi file index.php di VS Code dan menyimpannya, muncul error Failed to save 'index.php': File is read-only. Ini menandakan proteksi file via CMD tadi berhasil.

Verifikasi Atribut File: Klik kanan pada file index.php di File Explorer, pilih Properties, dan terlihat tanda centang pada opsi Read-only aktif.

 

 

 

Komentar